Selamat Datang
Prakata.
Gempa bumi dan tsunami yang terjadi pada desember 2004 telah merubah seluruh aspek kehidupan masyarakat Aceh.
Hal ini dikarenakan dahsyatnya dampak yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.
Beratus ribu orang meninggal dunia dan kerugian materil mencapai milyaran rupiah.
Sebagai upaya tanggap darurat Ikatan Bidan Indonesia bergerak mengirimkan tenaga 124 Bidan terlatih ke Aceh.
Bidan-bidan tersebut melayani Kesehatan Ibu dan Anak serta Pelayanan Keluarga Berencana di barak pengungsi.
Program tanggap darurat tersebut kemudian di tindak lanjuti oleh Program Beudoh Inong.
Beudoh Inong merupakan program pemberdayaan perempuan aceh paska gempa dan tsunami.
Beudoh Inong bertujuan untuk mengembalikan peran dan kepemimpinan perempuan Aceh paska bencana.
Add a comment Juni 7, 2009
Peluncuran Hasil Survey Rumah Tangga
PELUNCURAN HASIL SURVEY RUMAH TANGGA WILAYAH RELOKASI DI ACEH BESAR
Peluncuran hasil survey Rumah tangga dilakukan pada 24 September 2008. Kegiatn ini bertempat di Hotel Sultan – Banda Aceh.
Peserta peluncuran hasil terdiri dari:
- IBI : 14 orang
- Kapal Perempuan : 8 orang
- LSM : : 20 orang
- Masyarakat Neuhen (Cinta Kasih dan Persahabatan) : 10 orang
- Masyarakat Lambaed : 7 orang
- Masyarakat Cot Preh : 3 orang
- Dinas Kesehatan Kab. Aceh Besar : 4 orang
- Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh : 1 orang
- Dinas Kesehatan Prop. NAD : 1 orang
- BKKBN : 1 orang
- Pers : 2 orang
- Lain-lain : 6 orang
Nara Sumber terdiri dari:
- Yanti Mochtar (Kapal Perempuan)
- Harni Koesno (PP IBI)
- Indra Supradewi (PP IBI)
- Erni R. (Dinas Kesehatan Prop. NAD)
Add a comment September 24, 2008
Pendidikan Bidan Sensitif Gender
Tujuan Program :
- Melatih Bidan yang kualified dengan memberikan pengetahuan profesional dan keterampilan leadership dalam mengelola pelayanan kesehatan reproduksi dan pelayanan sosial lainnya di masyarakat
- Memfokuskan aspek kemanusiaan dalam praktik kebidanan secara individu terhadap perempuan, keluarga dan masyarakat.
- Menyiapkan Bidan dengan keterampilan dasar untuk melakukan penelitian dan evaluasi kesehatan dan sosial
Strategi
- Merencanakan secara bersama ( participatory planning process)
- Mengadakan rapat secara periodik 2 kali sebulan
- Menyusun Modul oleh tim kecil ; ada 8 modul
- Anggota tim pokja terdiri dari : IBI, POGI, Pusdiknakes,dan LSM Perempuan ( Kapal Perempuan, Mitra Inti, Mitra Aksi, Rahima )
Kerangka Kegiatan
- Membangun kerjasama dengan 4 jurusan kebidanan/Poltekkes Meningkatkan kemampuan tenaga pengajar/Guru Bidan di 4 Jurusan Kebidanan melalui pelatihan/training, kunjungan studi banding, kerja kelompok
- Menyusun dan mengembangkan modul dalam kurikulum D III Kebidanan yang berorientasi dan sensitif gender
- Mengimplementasikan modul dan pedoman yang sudah dibuat
- Memberikan bimbingan dan coaching secara berkala bagi tenaga pengajar dalam mengimplementasikan modul
- Mengadakan monitoring dan evaluasi melalui pertemuan secara berkala dengan mahasiswa penerima bea siswa ( awal dan akhir semester )
Jenis Kegiatan:
- BEA SISWA/SCHOLARSHIP BAGI GADIS DI DAERAH TERPENCIL
- Training Of Trainer Pendidikan Bidan Sensitif Gender Bagi Dosen Akbid Se-Aceh
Add a comment Mei 4, 2007














































